Profil Mister Waki Semarang


            Saat ini kami akan bercerita tentang sejarah berdirinya Mister Waki. Bagaikan seorang anak yang lahir dari perut sang ibu, maka si anak pun menjalani serangkaian proses. Yang awalnya hanya bisa menangis, menyusu, tidur, ketawa, merangkak, berdiri, berjalan hingga akhirnya tumbuh menjadi seorang anak remaja dan akhirnya pun dewasa.
misterwaki tumbuh mengikuti zaman

Begitu lah proses tumbuh kembang seseorang. Begitu pula dengan sebuah bisnis usaha kuliner yang bernama Mister Waki. Dahulu sekitar beberapa tahun yang lalu tepatnya pada tahun 1995 seorang ibu rumah tangga bernama Ny. Sri Lestari memulai usaha kulinernya dari membuat jajanan tradisional yang beliau titipkan kepada penjual pujasera di sekitar rumahnya. Ny Sri awalnya mengaku tidak bisa memasak di usia remajanya. Namun setelah menikah dengan Bapak Wakimin, beliau pun mulai belajar memasak secara otodidak. Saat itu beliau hanya bisa memasak sayur sop dan masakan sederhana lain yang tidak terlalu membutuhkan ketrampilan, namun lambat laun akhirnya dari tangannya lah beliau bisa menghasilkan berbagai macam masakan yang lezat. Mulai dari makanan jawa, jajan tradisional, kue kering dan masih banyak lagi yang lain. Hingga akhirnya beliau dijuluki si tangan ajaib. Karena dari tangannya lah tercipta makanan yang enak. Sekalipun beliau baru mencoba suatu resep baru. Dan dari situ lah lahir Snack Sekar Arum. Begitu beliau memberi nama usahanya.
misterwaki mempersembahkan kuliner khas INDONESIA
            Dengan keahliannya memasak. Seharusnya Ny Sri Lestari bisa berkembang secara finansial karena hampir semua orang mengakui masakan beliau enak, namun dimungkinkan karena beliau kurang mendapat dukungan dari suaminya yang bekerja sebagai PNS, sehingga usaha kulinernya hanya sebatas usaha rumahan saja tanpa ada perkembangan.
            Melihat keadaan ekonomi keluarga yang sederhana namun memiliki sebuah potensi maka dari situ lah timbul ide untuk mengembangkan usaha keluarga tersebut. Ide itu muncul dari anak Ny Sri Lestari yang nomer 2 yang bernama Asri Prahmanita Saadiarti. Dengan gelarnya sebagai sarjana Farmasi Apoteker si anak tersebut berusaha untuk mengembangkan Snack Sekar Arum.
            Perjuangan mbak Asri dimulai dari sejak dia sekolah dibangku SMF. Setiap hari beliau membawa wadah yang berisi jajanan untuk dijual ke teman-teman sekolahnya. Dan itu berlangsung sampai beliau tamat sekolah SMF. Dan akhirnya pada saat mulai masuk bangku kuliah jurusan farmasi beliau bertemu dengan seorang teman dari kampus lain bernama Okky Prasetiyo. Dari awalnya berteman hanya sekedar bertukar pikiran sampai akhirnya mereka sepakat untuk mengembangkan usaha kuliner yang sudah diawali sejak tahun 90 an.
            Februari 2015 mereka mengubah brand dari awalnya Snack Sekar Arum menjadi Mister Waki. Nama itu diambil dari potongan nama ayahnya sebagai wujud baktinya kepada kedua orang tua dan sekaligus mempunyai makna dengan kepanjangan dari Warna Kuliner Indonesia ( Waki ). Kalau dilihat dari namanya, Warna menunjukkan beraneka ragam, kuliner indonesia yaitu berfokus terhadap makanan asli indonesia. Jadi nama Mister Waki mencerminkan suatu bidang usaha jasa penyedia aneka makanan asli Indonesia. Mulai dari jajanan tradisional, masakan khas Jawa, kue kering dan aneka healthy food.



Sejarah Mister Waki Semarang



            Adapun visi misi Mister Waki adalah usaha catering healthy food yang berbasis offline dengan memaksimalkan pemasaran via online. Mengantarkan makanan ke seluruh wilayah Jawa Tengah khususnya dan Indonesia pada umumnya. Mister Waki dibawah naungan Sekaran Grup tidak hanya berfokus kepada materi semata tetapi juga bertujuan mulai membantu sesama yang membutuhkan melalui yayasan yang didirikan oleh CEO Mister Waki (Asri Prahmanita) dan Direktur Utama Sekaran Grup (Okky Prasetiyo). Yayasan tersebut bernama Okky-Asri Foundation (OA Foundatiaon). Dimana 1% dari omzet usaha akan langsung masuk kedalam OAF untuk disalurkan dalam bidang kesehatan dan pendidikan untuk  masyarakat yang membutuhkan dengan pendampingan dari PKPU IZI Jawa Tengah.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar